Arsip Berita Terbaru

Polling

Bagaimanakah kinerja BPBD Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Bertambah, Jumlah Desa Terdampak Kekeringan di Kebumen

Berita Terbaru 29 Agustus 2017 20:52:46 WIB Administrator dibaca 24 kali

KEBUMEN - Pada pekan pertama jumlah desa yang
didroping air bersih karena mengalami kekeringan sebanyak 40 desa. Mulai
pekan ini jumlahnya bertambah menjadi 59 desa yang tersebar di 13
kecamatan.

Kepala Seksi Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kebumen, Basori, mengatakan penambahan ini, karena desa yang
terdampak kekeringan di Kabupaten Kebumen bertambah. "Saat ini jumlah
warga yang terdampak kekurangan air bersih juga terus bertambah," kata
Basori, kepada Kebumen Ekspres, Selasa (29/8/2017).



Basori menjelaskan, jadwal droping akan terus berkembang baik jumlah
desa maupun jumlah tangki. Sesuai dengan perkembangan musim kemarau yang
semakin lama semakin berkurang stok air bersihnya.



Ia mengungkapkan, mulai pekan ini desa yang sudah dibantu air bersih
oleh BPBD Kebumen sebanyak 59 desa di 13 kecamatan. Sedangkan jumlah air
yang sudah didistribusikan sebanyak 374 tangki, dengan satu tangki
berisi 5.000 liter air. "Armada mobil tangki yang digunakan untuk
melayani droping air bersih saat ini sebanyak 6 tangki," ujarnya.



Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Eko Widianto, menambahkan Data Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, sedikitnya
65.730 jiwa dari 18.818 KK kekurangan air bersih. Jumlah tersebut
tersebut berada di 96 desa yang tersebar di 15 kecamatan.



Eko menuturkan, jadwal droping akan terus berkembang baik jumlah desa
maupun jumlah tangki. Sesuai dengan perkembangan musim kemarau yang
semakin lama semakin berkurang stok air bersihnya.



"Untuk mendukung kegiatan droping ini tersedia anggaran dari APBD Rp 315
juta, setara dengan 1.600 tangki air bersih," imbuhnya. (h4r/ori)