Tebing Sungai Ambrol di Kedungwinangun Satu Rumah dan Fasilitas Ibadah Terdampak Longsor
Tebing Sungai Ambrol di Kedungwinangun Satu Rumah dan Fasilitas Ibadah Terdampak Longsor
Kebumen — Tanah longsor terjadi di Kedungwinangun, Dukuh Pagak RT 02/08, Kecamatan Klirong, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian ini dipicu oleh gerusan aliran Sungai Lukulo yang meningkat pascabanjir pada 24 November lalu.
Longsor menimpa tiga titik terdampak: rumah milik Sukardi (80), Mushola Miftahul Hidayah, serta satu unit tobong batu bata. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun satu keluarga harus menghadapi potensi relokasi karena kondisi tanah yang masih labil
Hasil penilaian awal menunjukkan kerusakan signifikan pada tebing sungai dengan panjang sekitar 82 meter, tinggi 25 meter, dan lebar 10 meter. Material longsoran masih terus bergerak hingga Senin (1/12/2025), sementara petugas telah memasang garis batas untuk mencegah masyarakat mendekat ke area rawan.
Petugas gabungan dari BPBD Kebumen, Polsek Klirong, Koramil Klirong, pemerintah desa, serta warga sekitar telah meninjau lokasi dan berkoordinasi untuk penanganan lanjutan. Upaya antisipasi kemungkinan longsor susulan terus dilakukan, mengingat kondisi tebing yang masih labil
