Longsor Rusak Jembatan Penghubung di Desa Giyanti, Akses Warga dan Pelajar Terganggu
Longsor Rusak Jembatan Penghubung di Desa Giyanti, Akses Warga dan Pelajar Terganggu
Kebumen, 1 Mei 2026 — Bencana tanah longsor terjadi di Dukuh Kalibatur, Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, pada Rabu malam (29/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut serta kondisi tanah yang labil.
Longsor mengakibatkan pondasi jembatan milik pemerintah desa mengalami kerusakan serius, bahkan lantai jembatan berlubang dengan diameter sekitar 0,5 meter. Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antara wilayah RW 05 dan RW 04, sekaligus jalur utama menuju SD Negeri 3 Giyanti.
Selain itu, jalan lingkungan yang berada sekitar 10 meter sebelum jembatan di sisi selatan juga mengalami longsor dengan panjang kurang lebih 15 meter dan tinggi 5 meter. Kerusakan ini semakin memperparah kondisi akses warga, termasuk aktivitas pelajar yang menuju sekolah.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan yang terjadi masuk dalam kategori rusak berat.
Saat ini kondisi belum tertangani secara permanen. Masyarakat bersama pemerintah desa berencana melakukan penanganan sementara dengan membongkar lantai jembatan, memperbaiki pondasi, serta menggunakan konstruksi darurat (sasak). Untuk jalan yang longsor, direncanakan pengajuan bantuan sandbag serta pelaksanaan kerja bakti.
BPBD Kebumen telah melakukan asesmen dan koordinasi sebagai langkah awal penanganan darurat. Adapun kebutuhan mendesak meliputi material semen, sandbag, serta dukungan logistik untuk kegiatan kerja bakti.
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama di wilayah dengan kondisi tanah labil saat curah hujan tinggi.
