Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem Terjadi di Sejumlah Wilayah Kebumen, Tidak Ada Korban Jiwa
Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem Terjadi di Sejumlah Wilayah Kebumen, Tidak Ada Korban Jiwa
Kebumen — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen melaporkan kejadian bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah pada Selasa (14/4).
Peristiwa pertama terjadi di Dukuh Lokidang, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam sekitar pukul 17.01 WIB. Longsor mengakibatkan talud jalan desa mengalami kerusakan. Kejadian dipicu oleh kondisi tanah yang labil serta struktur talud yang sudah rapuh. Hingga saat ini, kondisi masih belum tertangani dan membutuhkan penanganan lanjutan.
Kejadian kedua terjadi di Dukuh Karanganyar, Desa Seboro, Kecamatan Sadang sekitar pukul 15.00 WIB. Longsor menimpa talud pengaman jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi 3 meter milik warga. Peristiwa ini juga disebabkan oleh struktur tanah yang labil. Saat ini kondisi sudah dalam penanganan oleh pihak terkait bersama masyarakat.
Selain itu, kejadian cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di Dukuh Banjarsari, Desa Karangsambung, Kecamatan Karangsambung sekitar pukul 16.30 WIB. Dampak dari kejadian tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Satu kepala keluarga terdampak dan satu orang dilaporkan mengungsi.
BPBD Kebumen bersama unsur terkait telah melakukan asesmen, koordinasi, serta penanganan awal di lokasi kejadian, termasuk kerja bakti bersama warga dan pemasangan rambu peringatan di titik rawan.
Tidak terdapat korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang.
