Jembatan Weton Kulon Jadi Prioritas Penanganan Pascabencana Tahun 2022
Jembatan Weton Kulon Jadi Prioritas Penanganan Pascabencana Tahun 2022
Kebumen - Jembatan Weton Kulon di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, yang putus akibat banjir pada tahun 2022, menjadi prioritas penanganan pemerintah daerah. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Udy Cahyono, M.Si, mendampingi Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani dan Wakil Bupati H. Zaeni Miftah, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Riyanto, ST, MT dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam kunjungan ke lokasi jembatan yang terdampak bencana.
BPBD Kebumen telah beberapa kali melaporkan kejadian putusnya Jembatan Weton Kulon kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta pada tahun 2022 pasca kejadian tahun - Tahun 2023 Sebagai tindak lanjut, BNPB mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan ke tiga titik jembatan yang terdampak bencana, yakni Jembatan Giritirto di Kecamatan Karanggayam, Jembatan Cacabam di Kecamatan Ambal, dan Jembatan Weton Kulon di Kecamatan Puring.
Berdasarkan hasil survei tim BNPB, Jembatan Weton Kulon menjadi prioritas utama untuk diperbaiki. Hal ini dikarenakan jembatan tersebut menghubungkan dua desa, yaitu Desa Weton Kulon dan Desa Rangkah. Selain itu, jembatan ini memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat setempat.
Kala itu, Kalaksa BPBD Kebumen, Haryono Wahyudi, telah menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah penanganan darurat dan upaya pemerintah dalam mempercepat proses pembangunan kembali jembatan. Sejak putusnya jembatan, warga sekitar telah beberapa kali membangun jembatan darurat menggunakan bambu. Namun, derasnya debit air sering kali menyebabkan jembatan darurat tersebut ambruk dan terbawa arus.
Pada awal tahun 2025, BPBD Kebumen terus berupaya agar pembangunan kembali Jembatan Weton Kulon dapat segera direalisasikan. Usulan prioritas Masyarakat setempat berharap agar pembangunan jembatan ini segera terealisasi, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan nyaman dan aman.