Tanah Bergerak di Sempor Rusak Tiga Rumah, Jalan dan Jembatan Terdampak
Tanah Bergerak di Sempor Rusak Tiga Rumah, Jalan dan Jembatan Terdampak
Tanah Bergerak di Sempor Rusak Tiga Rumah, Jalan dan Jembatan Terdampak
Kebumen — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sempor pada Senin sore (10/11) mengakibatkan terjadinya tanah bergerak di Dukuh Penisihan, Desa Sampang, pada Selasa dini hari (11/11) sekitar pukul 04.30 WIB. Pergerakan tanah tersebut menyebabkan tiga rumah warga terdampak serta merusak akses jalan dan jembatan penghubung di wilayah tersebut.
Tim TRC PB BPBD Kebumen melakukan assessment lapangan pada Kamis (13/11) pukul 17.00 WIB untuk memastikan kondisi terkini, tingkat kerusakan, serta kebutuhan penanganan darurat warga yang terdampak.
Tiga Keluarga Terdampak
Tiga rumah warga yang terdampak masing-masing milik:
Tursimin (50) – 1 KK, 4 jiwa
Kasikem (59) – 1 KK, 5 jiwa
Wasiman (57) – 1 KK, 3 jiwa
Beruntung, tidak ada korban luka berat, sedang, maupun ringan dalam kejadian ini. Meski demikian, kerusakan pada struktur rumah dan akses lingkungan cukup signifikan.
Kerusakan Infrastruktur
Pergerakan tanah juga merusak akses jalan sepanjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 cm, serta sebuah jembatan berukuran 6 x 2,5 meter. Kerusakan ini berdampak pada mobilitas warga dan aktivitas ekonomi lokal.
Upaya Penanganan
Sejak hari kejadian, warga bersama aparat desa melakukan kerja bakti untuk membongkar dak teras rumah milik Ibu Kasikem serta teras rumah Bapak Wasiman yang mengalami keretakan. BPBD Kebumen juga memberikan imbauan kepada seluruh pemilik rumah di area rawan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Kondisi Saat Ini
Hingga assessment dilakukan, penanganan belum tuntas secara keseluruhan. Wilayah tersebut masih memerlukan langkah teknis lanjutan untuk memastikan keamanan struktur tanah serta pemulihan fasilitas umum.
Beberapa unsur yang sudah mendatangi lokasi meliputi BPBD Kebumen, Forkompincam Sempor, Polsek Sempor, Koramil Sempor, PLN, Pemerintah Desa Sampang, Mastana Sampang, Bagana, RAPI, serta warga setempat.
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat di wilayah perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas hujan yang berpotensi meningkat dan kondisi tanah yang labil. Pelaporan kejadian dapat disampaikan melalui kanal resmi Pusdalops PB untuk penanganan cepat.
