Operasi SAR di pantai Suwuk dan Pecaron Kebumen Ditutup, Dua Korban Ditemukan meninggal dunia
Operasi SAR di pantai Suwuk dan Pecaron Kebumen Ditutup, Dua Korban Ditemukan meninggal dunia
Kebumen — Dua operasi pencarian terhadap korban kecelakaan laut di wilayah Kabupaten Kebumen resmi ditutup pada Rabu (25/3/2026), setelah seluruh korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Kejadian pertama terjadi di Pantai Suwuk, Kecamatan Puring, di mana seorang nelayan dilaporkan terseret ombak saat mencari ikan menggunakan jala pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 15.45 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan ke petugas pos jaga setempat dan langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian. Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran darat dan perairan di sekitar lokasi kejadian. Pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, korban berhasil ditemukan sejauh kurang lebih 1,48 mil laut dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Sementara itu, kejadian kedua terjadi di Pantai Pecaron, Kecamatan Ayah, di mana seorang wisatawan dilaporkan terseret ombak saat bermain air laut pada hari yang sama, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 17.02 WIB. Korban diduga berenang melewati batas aman sehingga terseret gelombang laut yang cukup tinggi. Pada hari ketiga operasi, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran darat maupun laut. Sekitar pukul 15.50 WIB, tim menerima informasi dari nelayan terkait adanya jenazah yang ditemukan di perairan arah timur dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian, pada pukul 16.40 WIB, tim berhasil mengevakuasi korban di perairan sekitar 1 kilometer dari titik awal kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kebumen untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Pantai Pecaron resmi ditutup pada pukul 17.15 WIB. Kedua operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Kebumen, TNI/Polri, SAR relawan, serta masyarakat setempat.
BPBD Kebumen mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di wilayah pesisir serta mematuhi batas aman yang telah ditentukan, mengingat kondisi gelombang laut yang dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan keselamatan.
