BPBD Kebumen yang tergabung dalam Tim Jawa Tengah Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatra Barat.
BPBD Kebumen yang tergabung dalam Tim Jawa Tengah Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatra Barat.
Upaya lintas instansi dari Jawa Tengah kembali memperkuat penanganan banjir dan longsor di Sumatra Barat. Hingga Senin, 8 Desember 2025.
Sumatra Barat — Respons cepat terus dilakukan Tim Penanganan Bencana Jawa Tengah dalam membantu penanggulangan banjir dan longsor di berbagai titik di Sumatra Barat. Hingga pembaruan terakhir pada 8 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, personel dari BPBD, Dinsos, Dinkes, dan PMI Jawa Tengah masih bekerja aktif di lapangan.
Kegiatan penanganan difokuskan di empat lokasi utama, yakni Dusun Tanah Taban Nagari Pasie Laweh Kecamatan Labuak Aluang Kabupaten Padang Pariaman; Puncak Labuang Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Kota Padang; Lapangan Bendungan Anai Lubuk Alung dan Pesie Laweh Kecamatan Lubuk Kabupaten Padang Pariaman; serta Jorong Subarang Aia Desa Nagari Salareh Aia Timur Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam.
Tim BPBD Jawa Tengah yang berjumlah 20 personel mengerjakan pembersihan lingkungan di wilayah Padang Pariaman, melakukan asesmen di Agam, serta membantu distribusi logistik. Selain itu, tim juga membangun jembatan darurat untuk membuka akses masyarakat di Jorong Subarang Aia serta melakukan koordinasi dengan Basarnas di Posko Nagari Salareh Aia.
Dari sisi layanan sosial, Dinas Sosial Jawa Tengah menerjunkan 10 personel untuk mengoperasikan dapur umum dengan target penyediaan 750 porsi makanan. Tim juga mendistribusikan bantuan ke titik-titik terdampak serta memberikan dukungan psikososial bagi warga.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Jawa Tengah menurunkan 6 personel yang fokus pada pelayanan kesehatan dasar di lokasi pengungsian serta memberikan layanan psikososial kepada kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.
Peran PMI Jawa Tengah turut mendukung operasi penanganan bencana melalui pengiriman 4 personel yang bertugas menyediakan suplai air bersih menggunakan tangki air, menjalankan layanan WASH, hingga melakukan pemasangan pipa untuk distribusi air bagi masyarakat.
Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan bersinergi dengan instansi setempat. Koordinasi lapangan terus diperkuat agar kebutuhan warga dapat dipenuhi secara efektif.
Dalam evaluasinya, Tim Jawa Tengah menegaskan komitmen untuk terus memberikan dukungan penuh bagi wilayah Sumatra yang masih terdampak bencana. Informasi perkembangan lanjutan akan terus disampaikan secara berkala.
