Tanah Longsor Terjang Desa Donorojo Kebumen, Satu Rumah Warga Terdampak Akibat Hujan Deras
Tanah Longsor Terjang Desa Donorojo Kebumen, Satu Rumah Warga Terdampak Akibat Hujan Deras
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, memicu terjadinya bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga di Desa Donorojo. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menyebabkan kerusakan bangunan dan kerugian materiil.
KEBUMEN — Bencana tanah longsor terjadi di Dukuh Ketileng RT 03 RW 01, Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, pada Kamis malam, 25 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Berdasarkan laporan hasil asesmen yang dilakukan pada Jumat, 26 Desember 2025 pukul 13.30 WIB, longsoran tanah dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 10 meter menimpa rumah milik Santari (82), warga setempat. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan tiga jiwa.
Material longsoran menekan tembok hingga bagian rumah dengan kondisi mutakhir tertimbun longsor sepanjang 12 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter. Akibat kejadian ini, dua unit kaca jendela kamar berukuran 30 cm x 100 cm dilaporkan pecah.
Sumber informasi awal kejadian diperoleh dari anggota Masyarakat Tangguh Bencana (MASTANA) Desa Donorojo. Setelah kejadian, tim gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
Material longsoran menekan tembok hingga bagian rumah dengan kondisi mutakhir tertimbun longsor sepanjang 12 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter. Akibat kejadian ini, dua unit kaca jendela kamar berukuran 30 cm x 100 cm dilaporkan pecah.
Sumber informasi awal kejadian diperoleh dari anggota Masyarakat Tangguh Bencana (MASTANA) Desa Donorojo. Setelah kejadian, tim gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
Adapun unsur yang hadir di lokasi antara lain BPBD Kabupaten Kebumen, Pemerintah Desa Donorojo, MASTANA Desa Donorojo, Kapolsek Sempor, Koramil Sempor, serta masyarakat setempat.
Dalam penanganan darurat, kebutuhan mendesak berupa satu paket logistik dan dua lembar terpal telah disalurkan kepada warga terdampak. Sementara itu, kebutuhan lanjutan berupa bronjong sebanyak 72 lembar masih menunggu hasil musyawarah warga dan pemerintah desa.
Nilai kerusakan akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp2.000.000, sedangkan nilai kerugian ditaksir sebesar Rp3.000.000. Hingga saat ini, status keadaan dinyatakan aman dan situasi terkendali.
Sebagai tindak lanjut, warga bersama unsur terkait direncanakan akan melaksanakan kerja bakti pada Sabtu mendatang guna membersihkan material longsoran dan memperkuat area rawan.
