Bakar Sampah Berujung Petaka, Dua Kebakaran Lahan Nyaris Dekati Permukiman Warga
Bakar Sampah Berujung Petaka, Dua Kebakaran Lahan Nyaris Dekati Permukiman Warga
KEBUMEN – Aktivitas membakar sampah kembali memicu kebakaran lahan di Kabupaten Kebumen. Dalam sehari, Kamis (9/7/2026), dua peristiwa kebakaran terjadi di Kecamatan Kebumen dan Kecamatan Pejagoan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kobaran api yang diperparah kondisi lahan kering dan tiupan angin kencang sempat mengancam area sekitar, bahkan pada kejadian di Pejagoan lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 60 meter dari permukiman warga.
Kebakaran pertama dilaporkan pukul 17.14 WIB di RT 04 RW 03, Kelurahan Kebumen, Kecamatan Kebumen. Berdasarkan laporan petugas, api bermula saat seorang warga membakar tumpukan sampah yang telah dikumpulkan di dekat area makam. Namun, angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke lahan kering dan membakar area sekitar tiga hektare. Mendapat laporan dari warga, tim Damkar Mako segera menuju lokasi dengan waktu respons empat menit dan dibantu personel Pos Damkar Prembun, Petanahan, serta Gombong untuk melakukan pemadaman.
Pada malam harinya, sekitar pukul 19.15 WIB, kebakaran lahan kembali terjadi di RT 03 RW 07 Dukuh Legok, Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan. Peristiwa ini juga dipicu aktivitas pembakaran sampah kering yang tidak terkendali akibat hembusan angin. Api kemudian merambat ke lahan pekarangan warga sehingga memerlukan penanganan gabungan oleh petugas dan masyarakat setempat. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 22.30 WIB sebelum api dinyatakan padam sepenuhnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kedua kejadian tersebut. Penanganan melibatkan Damkar Mako, Pos Damkar Prembun, Petanahan, dan Gombong, BPBD Kebumen, Satpol PP, Polsek Kebumen, Koramil, PMI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta warga sekitar. BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah, terutama saat musim kemarau dengan kondisi cuaca panas dan angin kencang, karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas serta mengancam keselamatan lingkungan dan permukiman warga.
