Kebumen Bergerak, Distribusi Air Bersih Mulai Menjangkau Wilayah Terdampak
Kebumen Bergerak, Distribusi Air Bersih Mulai Menjangkau Wilayah Terdampak
KEBUMEN – Menghadapi musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui BPBD resmi memulai kegiatan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak. Launching dilaksanakan di Parkir Barat Pendopo Kabumian, Selasa (4/8), dan ditandai dengan pelepasan truk tangki air bersih oleh Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani.
Distribusi air bersih merupakan salah satu langkah kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mengurangi dampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Pada pendistribusian tahap awal, BPBD Kabupaten Kebumen memberangkatkan 7 truk tangki air bersih menuju wilayah terdampak di 5 kecamatan, yaitu Karanggayam, Sempor, Pejagoan, Alian, dan Sruweng, dengan sasaran 7 desa, yakni Kalirejo, Clapar, Penimbun, Tunjungseto, Kebagoran, Bojongsari, dan Sidoagung.
Hingga akhir Juli 2026, BPBD Kabupaten Kebumen mencatat dampak kekeringan telah terjadi di 6 kecamatan dan 12 desa. Seiring meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat, distribusi akan dilakukan secara bertahap berdasarkan permohonan dari pemerintah desa yang diteruskan kepada BPBD sesuai prosedur yang berlaku.
Untuk mendukung penanganan kekeringan tahun ini, BPBD Kabupaten Kebumen menyiapkan alokasi distribusi air bersih yang bersumber dari APBD, APBD Perubahan, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR). Sinergi pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau dapat terpenuhi secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
