Hari Pertama Operasi SAR di Pantai Entak, Tim Gabungan Sisir 1,5 Kilometer
Hari Pertama Operasi SAR di Pantai Entak, Tim Gabungan Sisir 1,5 Kilometer
KEBUMEN - Tim SAR Gabungan melaksanakan Operasi SAR hari pertama untuk mencari seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan Pantai Entak, Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Kamis (3/9/2026). Korban diketahui bernama Darwaji (56), warga Kecamatan Ambal.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan melakukan koordinasi dan briefing sebelum memulai kegiatan pencarian. Personel kemudian dibagi ke dalam satu Search and Rescue Unit (SRU) untuk melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Pada pelaksanaan pencarian hari pertama, SRU 1 melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh kurang lebih 1,5 kilometer ke arah barat dari lokasi pencarian. Penyisiran dilakukan dengan menyusuri area sekitar pantai yang dinilai memungkinkan sebagai jalur pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan pemantauan terhadap area yang telah ditentukan. Namun, hingga operasi hari pertama berakhir pada pukul 16.00 WIB, keberadaan korban belum berhasil ditemukan.
Setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pencarian dan mempertimbangkan kondisi di lapangan, Operasi SAR hari pertama kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan. Pencarian akan kembali dilaksanakan pada esok hari. Pada operasi hari kedua, strategi pencarian akan diperluas dengan membagi personel menjadi dua SRU yang akan melakukan penyisiran melalui jalur darat untuk memperluas area pencarian.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari BPBD Kabupaten Kebumen, USS Kebumen, Polsek Ambal, Koramil Ambal, PMI Kebumen, Banser, SAR Tunas, SAR MTA, SAR SIGAP, perangkat Desa Entak, keluarga korban, serta masyarakat sekitar. Tim SAR Gabungan akan terus berupaya melakukan pencarian secara optimal dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pantai untuk selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi laut. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai, terutama ketika kondisi gelombang dan cuaca kurang bersahabat.
Bagi masyarakat yang mengetahui atau menemukan informasi terkait keberadaan korban, segera laporkan kepada petugas SAR, BPBD, pemerintah desa, atau kepolisian terdekat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pencarian secara mandiri di area yang berisiko tanpa didampingi atau berkoordinasi dengan petugas.
