Pencarian Hari Kedua, Warga Hilang di Pantai Entak Belum Ditemukan
Pencarian Hari Kedua, Warga Hilang di Pantai Entak Belum Ditemukan
KEBUMEN – Tim SAR Gabungan melanjutkan Operasi SAR hari kedua untuk mencari Darwaji (56), warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, yang dilaporkan hilang setelah terseret arus di kawasan Pantai Entak, Desa Entak, Kecamatan Ambal. Pencarian hari kedua dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026) dengan diawali briefing bersama pada pukul 07.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, seluruh personel melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan pencarian sebelumnya sekaligus menentukan strategi serta pembagian area pencarian.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran melalui jalur perairan dan daratan. SRU 1 melakukan pencarian melalui jalur perairan menggunakan Landing Craft Rubber (LCR). Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan cakupan area hingga 2 nautical mile (NM). Tim menyisir permukaan perairan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban dengan mempertimbangkan arah arus dan kondisi di lapangan. Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat dengan berjalan kaki ke arah timur dari lokasi kejadian sejauh kurang lebih 1,5 kilometer. Personel menyusuri garis pantai dan sejumlah titik yang memungkinkan untuk menjadi lokasi korban ditemukan.
Penyisiran melalui jalur darat juga dilakukan oleh SRU 3 dengan bergerak ke arah barat dari lokasi kejadian dengan jarak pencarian sekitar 1,5 kilometer. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan kawasan pantai serta area di sekitar lokasi yang dapat dijangkau oleh personel. Meskipun pencarian telah dilakukan dengan membagi area melalui jalur perairan dan daratan, hingga pukul 16.00 WIB korban belum berhasil ditemukan. Hasil pencarian pada hari kedua masih nihil.
Dengan mempertimbangkan waktu dan kondisi di lapangan, operasi pencarian dihentikan sementara pada sore hari. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian selanjutnya. Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada Sabtu (5/9/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan strategi dan area pencarian yang akan disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi serta perkembangan kondisi di lapangan.
Operasi pencarian hari kedua melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Kebumen, USS Kebumen, PRB Ambal, Bagana Ambal, SAR MTA, SAR Tunas Kelapa, Granat Rescue Purworejo, perangkat desa, keluarga korban, serta masyarakat sekitar. Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian secara optimal dengan mengedepankan koordinasi antarunsur serta memperluas penyisiran pada area yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang dan arus laut cukup kuat. Masyarakat juga diharapkan tidak memaksakan diri untuk berenang atau bermain air apabila kondisi perairan dinilai tidak aman.
Sebelum melakukan aktivitas di pantai, masyarakat perlu memperhatikan informasi cuaca dan kondisi gelombang, mengenali batas aman area bermain air, serta tidak berenang seorang diri. Orang tua juga diimbau untuk selalu mengawasi anak-anak selama berada di kawasan pantai.
Apabila melihat seseorang terseret arus atau mengalami kondisi darurat di perairan, masyarakat tidak disarankan langsung melakukan pertolongan dengan berenang mengejar korban, karena dapat membahayakan diri sendiri. Segera minta bantuan kepada petugas atau tim penyelamat yang berada di lokasi dan hubungi pihak berwenang agar proses pertolongan dapat dilakukan dengan aman dan tepat.
