Korban Hanyut di Pantai Entak Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Korban Hanyut di Pantai Entak Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
KEBUMEN – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang warga berusia 56 tahun yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di perairan Pantai Entak, Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian, Sabtu (5/9/2026), dalam kondisi meninggal dunia.
Korban sebelumnya dilaporkan hanyut dan tenggelam di kawasan Pantai Entak, Desa Entak, Kecamatan Ambal. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian dengan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian serta wilayah perairan yang diperkirakan menjadi arah hanyutnya korban.
Memasuki hari ketiga pencarian, upaya pencarian kembali dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR, relawan, serta masyarakat dan nelayan setempat. Sekitar pukul 08.20 WIB, seorang nelayan yang sedang melakukan aktivitas mencari ikan menemukan korban di perairan sekitar Pantai Brecong.
Berdasarkan informasi yang diterima Tim SAR Gabungan, lokasi penemuan korban berada sekitar 2,2 mil laut dari lokasi kejadian awal di Pantai Entak. Setelah mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi terhadap korban untuk selanjutnya dibawa menuju daratan.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Setelah proses evakuasi dan penyerahan korban selesai dilaksanakan, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing pada pukul 10.00 WIB untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan atau instansi masing-masing.
Dalam pelaksanaan operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Kantor SAR Cilacap, USS Kebumen, BPBD Kabupaten Kebumen, Polsek Ambal, Koramil Ambal, PRB Ambal, Bagana Ambal, SAR MTA, SAR Tunas, Tim Siluman Purworejo, serta keluarga korban dan nelayan di sekitar lokasi.
BPBD Kabupaten Kebumen menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, relawan, nelayan, keluarga korban, serta masyarakat yang telah bersama-sama mendukung proses pencarian selama tiga hari. Kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas di kawasan pesisir dan laut, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di wilayah perairan.
