BPBD Kebumen Aktifkan Posko Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah
BPBD Kebumen Aktifkan Posko Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah
KEBUMEN – Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi basah selama musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen mengaktifkan Posko Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah mulai 7 Januari 2025.
Posko yang berlokasi di Kantor BPBD Kabupaten Kebumen tersebut disiapkan sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan respons cepat terhadap potensi maupun kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kebumen. Posko dijadwalkan aktif selama kurang lebih dua bulan ke depan, dengan menyesuaikan perkembangan kondisi dan potensi bencana di lapangan.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, personel Potensi SAR (Potsar) bersama relawan penggiat kebencanaan telah dikerahkan untuk mendukung kesiapsiagaan dan penanganan kejadian bencana. Personel tersebut disiapkan untuk membantu respons cepat apabila terjadi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, maupun kejadian hidrometeorologi lainnya.
Selain mendukung penanganan di wilayah terdampak, keberadaan posko juga menjadi bagian dari upaya BPBD dalam memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur terkait sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, maupun kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi atau kejadian bencana melalui posko maupun saluran komunikasi resmi BPBD Kabupaten Kebumen.
Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti informasi dan arahan dari BPBD serta pihak berwenang. Kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat dalam mengenali potensi bahaya, meningkatkan kewaspadaan, dan melakukan tindakan yang aman ketika bencana terjadi.
Bersama kita tingkatkan kesiapsiagaan, perkuat solidaritas, dan bergerak cepat menghadapi potensi bencana.
