Tim USAR BPBD Kebumen Dikerahkan Bantu Operasi Pencarian di Petungkriyono
Tim USAR BPBD Kebumen Dikerahkan Bantu Operasi Pencarian di Petungkriyono
KEBUMEN, 25 Januari 2025 – Tim Urban Search and Rescue (USAR) BPBD Kabupaten Kebumen diberangkatkan untuk mendukung operasi pencarian dan penanganan bencana di wilayah Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Tengah.
Tim USAR BPBD Kabupaten Kebumen berangkat dari Kantor BPBD Kebumen pada Jumat (24/1/2025) pukul 17.00 WIB. Dalam perjalanan, tim berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banjarnegara untuk memperoleh informasi terkait kondisi rute dan medan terkini.
Mempertimbangkan kondisi medan yang cukup curam serta cuaca yang kurang mendukung perjalanan malam hari, tim memutuskan untuk beristirahat dan bermalam di Kantor BPBD Kabupaten Banjarnegara. Perjalanan kemudian dilanjutkan pada Sabtu (25/1/2025) pukul 05.00 WIB menuju Petungkriyono.
Setibanya di lokasi, tim USAR BPBD Kebumen melapor dan berkoordinasi dengan Posko Lapangan BPBD Provinsi Jawa Tengah serta Tim PPE Basarnas untuk mendapatkan arahan terkait pelaksanaan operasi di lapangan.
Berdasarkan arahan Basarnas, Tim USAR BPBD Kebumen selanjutnya bergabung dalam operasi pencarian di Sektor 3 bersama personel dari berbagai unsur dan organisasi yang turut terlibat dalam penanganan bencana.
Dalam mendukung pelaksanaan operasi, tim membawa sejumlah peralatan utama, di antaranya pompa air beserta kelengkapannya serta jack hammer dan perlengkapannya. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung proses pencarian dan penanganan kondisi medan yang membutuhkan dukungan peralatan khusus.
Tim operasi USAR Kebumen berjumlah 7 personel, yang merupakan gabungan dari personel BPBD Kabupaten Kebumen, Kowara Kebumen, dan Bagana Kebumen.
Pengerahan Tim USAR BPBD Kebumen merupakan bentuk dukungan dan sinergi antarlembaga dalam upaya penanganan bencana, khususnya dalam operasi pencarian dan pertolongan. Seluruh personel di lapangan tetap mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan dan koordinasi dari komando operasi.
Perkembangan pelaksanaan operasi akan terus dipantau dan dilaporkan secara berkala sesuai dengan kondisi di lapangan.
