Pemkab Kebumen Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana melalui Pembentukan Klaster
Pemkab Kebumen Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana melalui Pembentukan Klaster
KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana melalui pembentukan Klaster Penanggulangan Bencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pembentukan Klaster Penanggulangan Bencana Kabupaten Kebumen yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kebumen, H. Zaeni Miftah, pada Kamis (22/5/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana, di antaranya TNI, Polri, BASARNAS Cilacap, perangkat daerah dan instansi terkait, serta perwakilan organisasi masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi lintas sektor yang terpadu dalam menghadapi kondisi darurat maupun pascabencana.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai konsep, strategi, serta mekanisme pembentukan klaster penanggulangan bencana sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi antarinstansi.
Pembentukan klaster diharapkan dapat memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam penanggulangan bencana, sehingga sumber daya yang dimiliki dapat dikoordinasikan secara lebih efektif. Dengan adanya koordinasi yang terstruktur, penanganan bencana di Kabupaten Kebumen diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, terpadu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono, M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mengingat kompleksitas bencana tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja.
“Kolaborasi dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam penanggulangan bencana. Melalui pembentukan klaster ini, diharapkan setiap unsur dapat memahami peran masing-masing dan bergerak bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Kebumen akan terus mendorong penguatan koordinasi, kapasitas, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terintegrasi.
Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, instansi terkait, organisasi masyarakat, relawan, dan seluruh unsur kebencanaan, Kabupaten Kebumen diharapkan semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana serta mampu memberikan respons yang cepat dan efektif demi mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana.
