BPBD Kebumen Tangani Dampak Hujan Deras di Sejumlah Wilayah
BPBD Kebumen Tangani Dampak Hujan Deras di Sejumlah Wilayah
KEBUMEN – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Kebumen sejak 9 November 2025 mengakibatkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi, berupa banjir, tanah longsor, serta dampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen terus melakukan penanganan dengan mengerahkan personel, relawan, serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Kebumen hingga Kamis (13/11/2025) pukul 19.00 WIB, tercatat 20 titik tanah longsor, 6 titik banjir, dan 7 lokasi terdampak cuaca ekstrem. Sebagian besar kejadian telah berhasil ditangani, sementara beberapa lokasi masih dalam proses penanganan karena kondisi medan dan kebutuhan terhadap peralatan pendukung.
Dampak banjir tercatat mengenai 715 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.300 jiwa. Seiring dengan surutnya genangan, masyarakat terdampak telah kembali beraktivitas secara normal. Sementara itu, satu warga di Desa Selogiri masih memilih mengungsi pada malam hari ketika hujan lebat sebagai langkah antisipasi dan untuk menjaga keselamatan.
Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa akibat rangkaian kejadian tersebut.
Dalam penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Kebumen juga telah menyalurkan 8.000 liter air bersih ke Kelurahan Panjatan, mendistribusikan bantuan peralatan kebencanaan, serta mendukung operasional dapur umum yang dikelola oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB).
Penanganan jangka pendek terus difokuskan pada percepatan perbaikan tanggul yang jebol, penanganan akses jalan terdampak, serta pembersihan material longsor dan dampak pohon tumbang di sejumlah lokasi.
Sementara itu, kondisi arus lalu lintas pada jalur nasional Karanganyar–Gombong telah kembali normal. BPBD Kabupaten Kebumen tetap melaksanakan asesmen dan pemantauan lanjutan untuk memastikan tidak terdapat potensi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat maupun aktivitas pengguna jalan.
Menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama. Masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera mengambil langkah keselamatan apabila terjadi peningkatan risiko.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang atau wilayah yang terdampak longsor serta segera melaporkan kejadian bencana kepada pemerintah desa, BPBD, atau pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
BPBD Kabupaten Kebumen akan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara terpadu guna meminimalkan dampak bencana serta memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
