Pemkab Kebumen Percepat Penanganan Longsor di Tlogowulung: Pemasangan Bronjong Terus Digenjot
Pemkab Kebumen Percepat Penanganan Longsor di Tlogowulung: Pemasangan Bronjong Terus Digenjot
Akses perekonomian warga sempat terganggu setelah tebing longsor menggerus bahu jalan jalur utama di Dukuh Siparuk. Kini, pemasangan bronjong dikebut demi mencegah longsor susulan.
Kebumen — Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan langkah cepat dalam menangani tanah longsor yang terjadi di Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, tepatnya di Dukuh Siparuk pada 24 November 2025. Kejadian tersebut menyebabkan material tanah menggerus sebagian akses yang menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi warga setempat.
Sejak hari pertama kejadian, tim BPBD Kebumen langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Dinasp PUPR serta Forkopimcam Alian. Mengingat kondisi tebing rawan runtuh kembali, diputuskan bahwa metode penanganan utama dilakukan melalui pemasangan bronjong sebagai penguat lereng.
Memasuki bulan Desember, proses penanganan masih terus berlangsung. Hingga hari ini, Kamis (11/12), pengerjaan pemasangan bronjong telah mencapai tahap penataan struktur dan pengisian batu untuk memperkuat titik rawan longsor. Petugas BPBD bersama unsur pemerintah desa dan relawan lokal terlibat aktif memastikan jalur tersebut kembali aman dilalui.
Kepala Pelaksana BPBD Kebumen menyampaikan bahwa percepatan penanganan dilakukan untuk memulihkan akses warga yang selama ini terganggu, terutama mobilitas hasil pertanian dan kegiatan ekonomi harian. Ia menegaskan bahwa mitigasi jangka panjang akan tetap menjadi perhatian pemerintah agar kejadian serupa dapat diminimalisir.
Warga sekitar menyambut baik upaya cepat pemerintah. Dengan pemasangan bronjong yang sedang
berjalan, mereka berharap jalur tersebut kembali berfungsi normal dan risiko longsor susulan dapat ditekan.
